Perempuan yang Gemar Melupa

Tidak ada kalimat yang bisa saya ungkapkan selain, saya juga perempuan yang gemar melupa. :’)

Iit Sibarani | Akar Pikiran

: Teruntuk perempuan yang gemar melupa,

Bukan kali pertama kau dapati surat dariku, bukan? Kuharap kau masih ingat beberapa surat atau celotehan singkat yang kutunjukkan untukmu. Perihal kecemasanku atas cemas-cemasmu yang kian ganas.

Jika saja bisa, ingin sekali kudekap dirimu erat-erat hingga rasa cemasmu menghilang dan kau mampu tertidur pulas. Tapi kau selalu menolakku dengan berkata, “tidak, aku baik-baik saja, atau “tidak, aku masih kuat,” atau kata-kata penguatan lainnya yang terdengar sangat hebat. Bravo! Kau memang perempuan hebat, tapi percayalah sayang, kau bukanlah perempuan yang selamanya mampu kuat.

Aku paham benar, perihal kau yang tak pernah lelah mencoba memperbaiki dirimu yang serba kurang. Kau bukan perempuan yang memiliki segala, dengan prestasi yang tak lagi ada,  gelimang harta yang tak mampu kauhasilkan, dan juga fisik yang bisa dibilang sangat biasa. Tapi percayalah, sayang. Kau memiliki hati yang luar biasa. Hati yang tak banyak orang-orang mampu memilikinya.

Kau perempuan yang begitu tabah, meski…

View original post 381 more words

Advertisements
Perempuan yang Gemar Melupa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s